Kamis, 17 Maret 2011

Spring Holiday (2011)-Rabbit Year Experience

Selesailah semester 2 ku di jenjang master yang telah aku tempuh di NTUST-Taipei,Taiwan. Januari tengah tanggal 16 pulanglah diriku ke kota kelahiranku Surabaya-Indonesia untuk menjalani liburan. 1th kemarin aku tidak pernah pulang karena memang sudah aku jadwalkan untuk pulang tiap 1th sekali. Kepulanganku kali ini memakan waktu 24jam++ (gila kan ya kedengarannya dari taipei-surabaya), aku memilih jalur yg panjang dengan tiket pesawat yg lumayan murah gy mana aku dan temanku memilih 4x penerbangan dengan maskapai yang berbeda. Kenapa beda, sekali lagi karena kami ingin mengeluarkan biaya penerbangan serendah2nya, dengan tujuan nantinya bulan februari setelah imlek aku dan temanku (felix-chemical engineering) akan merencanakan trip 1minggu ke singapore dan malaysia.

Nekat juga kami melakukan transit 3x (untuk aku sendirian 4x dari jakarta-surabaya)dinegara yang berbeda-beda, tapi hal itu kami nikmati karena kami berdua suka sekali dengan yang namanya traveling dan sekedar melihat negara lain. Rute pulang kami meliputi; Taipei-Manila (Filipina)-Singapore (pp Singapore-Malaysia untuk liburan telah kami beli sebelumnya juga)-Jakarta (Indonesia)-Surabaya (finally...........=,=). 24Jam kami tempuh, membawa tas yang sangat berat dan besar ditambah deritaku ya itu pegangan tas travel aku putus jadi untuk membawanya dibutuhkan tenaga lebih. Sedikit catatan, sewaktu memesan tiket online (sekitar bulan nov-dec 2010), kami sempat tersandung sedikit masalah dengan sistem pelayanan online, sebab baru pertama kali kami memsan tiket pesawat melalui online reservation (untunglah tidak terjadi hal2 yang tak diinginkan). Perjalanan kami dari taipei ke manila, dipesawat kami duduk bersebelahan dan kenal dengan "om-om" sekitar umur 70an dari norwegia. Kami bersendagurau dan saling bercerita mengenai pengalaman2 hidup kami masing2. Yang bikin kami kaget, dia sudah berkeliling sekitar 120 negara yang berbeda2 hanya untuk menikmati dunia ini (traveling). Aku rasa dia keturunan bangsawan ato apalah yang baginya "duit" seperti daun yang gugur hahahaha =,= . Transit di manila kami juga masih bersama dia sampai kami harus berpisah di penerbangan selanjutnya, aku menanyakan email dan segala macam hal utk sekedar bisa "keep in touch".

Sesampainya kam di jakarta, berpisahlah aku dan temanku krn dia ke arah bandung sedangkan aku ke arah surabaya (harus naik 1 pesawat lagi). Setelah berpisah ini, banyak masalah berdatangan silih berganti seolah2 alam menentangku untuk balik ke kampung halaman sekedar menemui sanak saudara dan teman-temanku. Mulai dari shuttle bus di soekarno hatta yang terlambat dan tidak jelas, "tole2" yang meminta uang (tapi aku aku tolak), hingga yang terakhir (blm final sih) maskapai dari jakarta kesurabaya menanyakan nomor kartu kredit yg aku gunakan untuk memesan tiket. Mampus gw, gw ndak tahu nomor kreditnya karena memang sudah aku delete dari hp aku (tidak ada kepentingan lagi, ya aku delete aja). Solusinya????? Taraaaaaaa~!, aku memelas meminjam HP counter maskapai yang melayaniku (huahahahah), krn sampe indonesia aku blm ada nomor indonesia. Setelah lewat kounter itu, mampus lagi ternyata ada administrasi 40rb IDR, uangku tinggal 10rb (50rb ngutang felix dulu, bayar taxi untuk ke terminal 1 40rb), mampus gmn neh, aku minta tolong minjem duit "mbak" nya jg g dikasih wakakakak y udah aku bayar pake NT$ aku tanya kursnya dan dikasih kembalian dalam IDR. Aku tetep thx untuk mbak yg di kounter+mas yg mau NT$ aku wakakaka akhirnya pulang sampe sby dgn selamat. Ketemu orang tua, pulang bertemu lagi dengan kendaraan "panther biru" hahahah...............ya sampe surabaya ada bbrp kemajuan lah, mampir untuk makan malam sampe jam 2 pagi (krn sampe surabaya jam 12mlm). Sampe rumah, menginjakan kaki dan menghirup hawa rumah yg aku tinggalkan 1 tahun, melihat kembali kamar ku tercinta wakakakakakaka.........................home sweet home.

Rabu, 16 Maret 2011

I had pass my 2nd semester

Heheheh akhirnya nulis lagi, lama ndak nulis karena berbagai kegiatan. Ok saya kali ini akan sedikit menceritakan perjalanan saya didalam menempuh semester 2 jenjang master degree saya di NTUST-Taipei, Taiwan. Semester 2 ini saya tetap sama mengambil 12 credit core course + 3 credit mandarin. Ya kali ini rada berat karena ada 1 pelajaran harus menggunakan programing untuk project UAS nya (basical statistic learning).

Namanya "basical statistic learning" tapi temen2 jgn dibayangkan statistik SMA, ato S1 ya. Pelajaran ini sudah "mbredel" akar2 statistik termasuk otak dari pada "machine learning", kaya SVM, ANN dan lain2. Dari pelajaran ini aku sadar akan bagaimana orang memprediksi mengenai cuaca termasuk suhu. Selain itu aku mengambil mata kuliah 'artificial intelligence" yg mana ada jembatan hubungan dengan statistik yg tadi aku sebutkan juga, disini kita mempelajari prediksi menggunakan tools2 tentunya utk kepentingan didalam konstruksi saja. Untuk final project aku memilih prediksi tekan kuat beton dari 1030 data yang telah terkumpul. Kelompok-ku kali ini ada dari indonesia dan philippine (filipina), senang sekali bekerja dgn mereka ^^

Selain itu aku mengambil risk management dengan final topik "jembatan selat sunda", krn keterbatasan data bbrp data kita (saya dan teman saya 1 kelompok-orang taiwan) asumsikan terlebih dahulu. Terakhir aku juga mengambil BPR (Bussiness Process Reengineering)-kita mempelajari bagaimana "boost" suatu kinerja dalam perusahaan yg mana outputnya adalah "meminimalisasikan segala sesuatu dengan pendapatan setinggi mungkin".

Semester ini jujur target GPAku rata2 adalah 90++ (sem 1 aku 89.5), krn udah ada pemikiran utk S3 di lain negara jadi aku harus boost up my mind lagi~! Namun semester ini aku sangat lengah dengan bermain mini online game+aku meremehkan pelajaran semester 2 ini. GPA rata2 ku untuk semester 2 ini terjun bebas dan aku sangat menyesal. But there's nothing I can do. Just pray and try to take 1 more course in my 3rd sem. Hope I can get better result for this course, btw do you know what kind of course I choose? I take "advance foundation engineering "hahahah just take it, face the risk and survive by solving all the problem that m occur within might be occured within my 3rd sem^^

Jadi total sem 3 ini aku hanya ambil mandarin+foundation itu tadi, krn sebenarnya aku sudah menyelesaikan kewajiban 24creditku^^, ya moga2 aku bisa lulus cepat dan bisa diterima universitas lain negara untuk jenjang S3ku, aku sudah plan semuanya^^.

Best regards
Citra Satria O
NTUST-Taipei, Taiwan.

Kamis, 18 November 2010

I had pass my 1st semester (vol2)

Untuk semester satu lalu aku benar2 bekerja keras, tiap hari aku ke-lab "PIM" (Project Intelligence and Management)-Lab. Tiap hari aku melakukan research aku di lingkup decision making support tools yg aku kombinasikan dengan study case renewable energy, sekaligus mengerjakan tugas2 kuliah lainnya. Hampir semua teman2 bilang aku ini workhard dan excelent student (termasuk temen2 vietnam) tapi aku tidak merasa begitu karena memang tugas dan pressure research dari prof lumayan besar, dan karena international student di lab ini hanya aku (tidak ada international student lainnya) jadi ya mau tidak mau aku harus do the best, even I cannot speak english well hahahha. Jadwal efektif S2 ini sebenarnya cuman 4bulan dan 2 bulan lainnya terkena weekend dan hari2 libur, jadi waktu liburan semester yagn panjang (hampir 3bulan) aku tidak pulang Indonesia tapi fokus di lab utk research yg di berikan prof dan sekaligus explore taiwan seperti pergi ke fuloong beach, mall2 taipei, pasar malam taipei, hsinchu, dan lain2. benar-benar pengalaman yang luar biasa.

Oh ya 1 hal yang mungkin masih lengket di hati ini adalah team barongsay dan naga yg aku ikutin di surabaya, yang mana teman2 masih sibuk dgn show dan berbagai tugss dari team ini (www.ksatria-lddt.blogspot.com), terkadang ada sedikit rasa gmn gitu krn tidak dapat ikut merasakan suka duka di dalam team ini lagi, banyak show yg team ini dapat ke luar provinsi dan lain2 terkadang membuat ku iri krn tidak bisa ikut hahaha.........

Tapi melewati semester satu ini pemikiranku semakin berubah dan semakin ada keinginan untu k melanjutkan ke jenjang S3 (Ph.D) sebagai mana prof ku sudah menawariku full scholarship, fund dan lain2. Tapi pemikiranku aku akan S3 di lain negara lain, sehingga pengetahuanku akan hidup akan semakin luas dengan hidup di negara lain lagi, bbrp universitas sudah aku masukan dalam list otak aku seperti University of Reno-Las Vegas, Hongkong University, Tokyo University dan lain-lain. Namun perjalanan S2 aku masih panjang, so..........think about it latter....

Senin, 19 Juli 2010

Next Path for our Team (wish)

Malam2 sewaktu mengutek-utek blog ini sambil melakukan ritual baca paper malam2, ya....sekitar jam 2 pagi, munculah kembali ide lama saya. Kalau sudah besar dan sukses (katakanlah begitu karena hal tersebut bersifat relativ), perlu adanya suatu evaluasi yang bersifat kontinyu, salah satunya dapat berbentuk pengimplementasian "corporate social responsibility". Saya bermimpi kedepan nanti Tim Ksatria akan dapat melakukan hal tersebut, bahkan (mungkin) dapat disebut "troupe social responsibility"/ apalah. Jadi tim ini tidak melupakan azas2 yang dulunya dibentuk sbg landasan sblm take off. Salah satu hal lain dari pada konsep ini antara lain, dapat berupa show di pantiasuhan, pantijompo, atau bahkan bakti sosial. Saya kira hal ini baru mengingat Tim Ksatria adalah tim independent dan saya kira hal tersebut merupakan "obligation" bagi kita untuk masyarakat luas. Menyeimbangkan pelestarian olahraga dan kebudayaan khas tiongkok dengan tetap melakukan kegiatan bersifat social kepada masyarakat luas menjadi salah satu hal terpenting dalam azas2 yang dulunya telah dibentuk. Comercial dan social harus seimbang dalam melakukannya, diiringi realisasi yg benar dalam tindakannya.

Best Regards
Citra Satria O, S.T.
Blog Administrator and Member of Ksatria Lion & Dragon Dance Troupe
National Taiwan University of Science and Technology
Taipei-Taiwan

Jumat, 02 Juli 2010

I had pass my 1st semester (vol1)

Hmph.....lama aku ndak nulis blog ini tapi tak terasa waktu begitu cepat, tanggal 17-11-2010 aku menulis blog ini sejak bulan februari 2010 diriku sampai di taipei-taiwan untuk melanjutkan jenjang pendidikan ku (S2-master degree). Kali ini aku akan menceritakan sedikit pengalaman aku setelah melewati 1 semester di NTUST (National Taiwan Unversity of Science and Technology). Pada dasarnya untuk lulus dari S2 di NTUST jurusan construction eng (civil eng) diwajibkan menyelesaikan 24credit, maka dari itu aku sudah merencanakan dalam 1 tahun aku harus menyelesaikan 24 sks ini, jadi semester awal ini aku mengambil 12 sks yg terdiri dari 4 pelajaran (@3sks) yaitu:
- Deterioration Engineering Material: Fokus pada proses dan impacr korosi pada material
- Cost management: Dasar2 cost management, tools dan berbagai macam hal experts, hingga random variable (ahahaha g nyambung tapi beneran ini bermanfaat)
- Computational Intelligence: Evolutonary metaheuristic dan algorithm
- Seismic Design: Pembelajaran perilaku gempa, design utk seismic area dan prevention tools

Hehehehe semester ini aku lewati lumayan baik (tapi menurutku juga kurang) dengan berbekal kerja keras, nekat, doa dan bantuan teman2 serta time and self management yg benar dan baik alhasil bisa aku lewati. Uhm ada 3sks lagi tapi ini tidak termasuk persyaratan kuliah yaitu kelas mandarin (pembelajaran bahasa mandarin sehari2). Total GPA yang aku dapat sekitar 3.58 masih kurang menurutku. Tapi seperti biasa semester awal-awal ini aku begitu gugup karena belum mampu berkomunkasi secara benad dan baik menggunakan bahasa inggris, tapi as time goes by aku tetap bljr "learn by doing". 1 Hal yang cukup membuat mataku terbelalak ternyata di sini S2 dan S3 itu sangat umum, dan aku melihat bagaimana pendidikan dan universitas memegang peranan penting dalam pembangunan suatu negara yang mana para penggerak bukanlah hanya orang2 senior dan tua saja tapi profesor disini muda-muda dan bervisi jernih. Setelah tinggal beberapa lama disini aku jadi tertantang untuk mengambil jenjang doctoral (S3) dikemudian hari, namun itu masih mimpi di siang bolong. Hal lain yg tertarik untuk aku ceritakan adalah S2 disini diwajibkan untuk memilih prof untuk menjadi thesis advisor mereka, jadi kita2 mesti mencari prof yang mau menerima kita dan akan disediakan "lab" untuk tempat kita bekerja research, entah research itu dari project negara, project lain (real case), thesis biasa atau untuk educational area (publish paper,conference) dan hal tersebut tergantung prof, namun kita bisa memajukan topik kita sendiri namun hal tersebut berat mengingat prof telah memiliki targetnya sendiri.

Syukurlah aku diterima Prof.Jui-Sheng Chou, prof muda, antusias, berwibawa, mempunyai obsesi yang tinggi dan baru berkarir sekitar 3 tahun di NTUST jadi aku adalah generasai ke-2nya. Namun sungguh beruntung pada saat aku melamar pada prof ini, lab kerjanya tidak seberapa bagus alias aku kira butuh direnovasi, namun setelah aku diterima tak disangka prof mendapat project besar dari negara,segera pun lab disulap menjadi lab yang sangat cantik dan indah. Mungkin aku bisa bilang lab manajemen konstruksi ter-bagus di kelasnya. Kami sebut "Project Inteligence Management" Laboratory. Selain itu ternyata kita juga lumayan sering pergi dan jalan2 bareng lho entah itu makan-makan, keluar kota atau melakukan kegiatan spt conference. Ternyata disini bener2 luar biasa dan menyenangkan, disamping research pressure lumayan tinggi dari prof untuk aku, mengingat hanya aku seorang international student di lab ini (lainnya anak lokal). Selain itu ternyata tiap mingu kita akan rutin mengadakan "lab/group meeting" dimana masing2 kita harus mempresentasikan progress kita kepada prof dan teman2, mengingat lab kami merupakan lab "taipei disaster prevention" jadi lab meeting kami selalu memakan waktu yang tidak sebentar mengingat "researcher" tersebut juga akan mempresentasikan hasil kerjanya.

Melewati semester pertama aku tidak pulang ke indo melainkan keliling taipei dan sekitarnya bersama temen2 dekatku. Dan juga prof memberikan pressure kepadaku agar liburan ini aku mencoba untuk menulis manuscript untuk di publikasikan dan atau mengikuti conference. Jurusanku memang teknik sipil tapi entah manuscript dan research yg aku tulis membahas mengenai decision support tools combined by stochastic method alias mathematic applied science gitu, tapi aku jalani itu semua. Bermula dari ndak ngerti tapi kemudian menjadi ngerti hahahaha. Selain itu ternyata di lab aku di kaish fund perbulan atau kasarannya gaji gitu untuk penelitianku dan tiap semester aku jg apply beasiswa untuk menunjang hidupku disini, mengingat aku tidak mau orang tuaku mengirim duit untuk aku. Oh ya.............pny teman2 dari beberapa negara merupakan hal yang tak terlupakan, beda pandangan, beda bahasa, beda perilaku, beda culture, dll. Vietnam, taiwan, rusia, bolivia, paraguay, indonesia, dll. Hal penting lainnya yang aku lakukan adalah explorasi, mengingat aku di luar negeri kenapa tidak jalan2??hahah aku menghabiskan beberapa waktuku untuk jalan2 dan menikmati segalanya di taiwan, bersama teman, bersama prof, bersama teman lab dan lain2.

Jumat, 19 Maret 2010

Awal Perjalanan-Ku di Taiwan (Master Degree Programme)-Part Five

Check Out dari guest house (2-3-10), aku kembali ke dormitory untuk menata lagi barang-barang aku di kabinet yang sudah ditentukan untuk aku, setelahnya aku dan ayahku berjalan-jalan di sekeliling kampus untuk lebih mengenal lagi beberapa lingkungan sekitar sekaligus melihat tatakelola kehidupan masyarakat taiwan, sekaligus untuk mencoba lagi beberapa makanan khas taiwan. Kami lakukan dengan cepat karena pk.15.00 aku dan ayahku harus ke Tao yuan International Airport karena hari ini ayahku akan kembali ke Indonesia (Dengan maskapai EVA air dengan jam keberangkatan pk.17.27 dan seperti biasa 1-2jam sebelumnya kita harus sudah di aiport)setelah mengantarkanku selama 3 hari dan 2 mlm di Taiwan. Bagi saya pribadi hal tersebut cukup membuat nyali sedikit ciut karena setelah dari airport kembali ke NTUST tidaklah dekat dan harus menggunakan bis dan MRT dengan keseluruhan jalur yang aku sendiri masih buta. Tapi untuk mengantarkan ayah tercinta kembali ke tanah air tercinta pula aku mengambil risiko tersebut. Kami kembali ke guest house dan memanggil taxi (Biaya dari guest house ke airport mahal sekitar Rp.270.000,- karena jarak jauh dengan waktu tempuh sekitar 1-1,8jam). Sesampainya di airport kami langsung mengurus bagasi ayahku di counter Eva Air (Ternyata banyak juga orang Indonesia disini dan juga orang luar yang ingin berkunjung ke Indonesia, saya berharap Indonesia tetap mempertahankan eksistensinya dibidang kepariwisataan). Setelah urusan bagasi selesai kami berjalan2 mengitari airport tersebut untuk sekedar mengetahuinya+ke toilet karena panggilan alam (^O^). Setelah itu kami duduk di tempat yang disediakan,aku mencoba aplikasi WIFI yang disediakan untuk HP aku (Ternyata tidak bisa connect................). Kira-kami menunggu sekitar 1-2 jam untuk jadwal keberangkatan pesawat, sambil menunggu ayahku menyuruhku pulang dahulu ke dorm, aku bilang nanti saja sekalian mau mengantar hingga tuntas (Naik pesawat). Menunggu dan menunggu serta kegiatan kami cuma duduk,melihat-lihat dan makan camilan akhirnya sampailah kami pada inti obrolan (Wejangan dari ayahanda tercinta............ho4)
Sambil ngobrol seperti biasa aku bermain-main dengan HP-ku dan mencoba untuk Online (Tapi tetep g bisa..........). Akhirnya sekitar 1jam sebelum pesawat take off, percakapan inti dimulai, ayahanda memberikan wejangan-wejangan sakti mandraguna sampai menggoncangkan hati dan pikiran aku yang juga berdampak pada keadaan langit dan bumi wakakakakakakak......................Ayahanda cuman berpesan bahwasanya aku harus sukses karena sudah mengambil keputusan untuk S2 dan memilih di negara Taiwan (NTUST), dan di taiwan tidak kerja apa2 alias hanya sekolah, dan tidak usah menghawatirkan permasalahan ekonomi, keuangan naik dan turun (fluktuasi) itu wajar karena memang itulah dunia dagang, jangan berkumpul dengan teman yang aneh-aneh dan bener-bener harus jaga diri, lulus S2 harus sukses dan jadi orang yg berintegritas. Setelah percakapan itu aku sih seperti biasa cuek-cuek aja, namun beberapa detik setelah itu hatiku menggelegar, pintu perasaanku terbuka secara spontan, memberikan reaksi berantai yang tiba-tiba saja air mataku mulai menggenang di pelipis mata untuk volume yg mulai bertambah dan bertambah, namun aku seperti biasa berusaha kuat tidak menampilkan sisi lemah aku (Pada saat ini aku diambang-ambang menangis dan tidak karena aku paling benci hal-hal berbau melankolis, maklum lah saya kan koleris dan sanguin sejati wakakakakka, posisi mata udah merah dan mulai berair-air huh lebay...........).
Setelahnya akhirnya orang tuaku masuk ke waiting room dimana kondisi itu sudah untuk terakhir kalinya aku melihat ayahanda di Taiwan bersamaku alias aku akan mulai sendirian Taiwan untuk waktu yg relatif lama. Akhirnya cuma salam perpisahan biasa dan sekedar salam-salam perpisahan serta melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan sementara waktu bagi kita(Aku menahan gengsi dan menolak untuk melakukan, salam dan berpelukan seraya berkata salam-salam perpisahan-perlu anda ketahui bahwa saya dan keluarga saya jarang sekali, bisa dibilang hampir tidak pernah melakukan hal spt ini jadi bagi saya ini adalah hak yang membuat saya menjadi canggung dan tampak bodoh). Namun setelah ayahanda tak terlihat (Karena kaca di blur-jadi tidak dapat melihat masuk ke ruang tunggu seperti di juanda) akhirnye perlahan-lahan tapi pasti dan tidak pasti aku menitihkan air mata...............setelah sekian laam aku tak menangis karena sesuatu kali ini aku mulai merakan kembali menangis karena di tinggal oleh orang tua yang jarang bagi aku untuk melakukan kontak dengan mereka (Karena saya tipe orang yang tidak suka di ceramahi oleh mereka dan mereka tipe orang tua yg protektif dengan anaknya, bukan hyperprotektif lho wahahahaha). Akhirnya aku menyerah dengan gengsi dan kekuatan kelelakian aku akhirnya aku menitihkan airmata berulang-ulang dan mulai tersedak-sedak, dan aku sangat, sangat dan sangat menyesal karena tidak dapat (tepatnya tidak mau) berpelukan,bersalaman dan salam perpisahan dengan ayahhanda tercinta seperti yg telah kulakukan dengan semua anggota keluarga sebelum berangkat dari surabaya. Aku menangis sambil berjalan kesana-kemari, melihat jam dan menunggu pesawat take off dan memastikan semuanya OK, sendirian di Tao Yuan International Airport dan dilihat oleh byk orang karena aku menangis sambil berjalan kesana kemari. Dalam hati aku hanya berkata "Im so sory......." karena gengsi dan ego aku tidak melakukannya............dan dalam hati aku berkata "Seandainya tuhan kasih aku sekali lagi kesempatan lihat ayahhanda, aku pasti akan memeluknya dan berkata salam perpisahan". Namun aku tahu hal tersebut hanya keinginan pribadi semata. Akhirnya aku ke toilet pipis dan menunggu di daerah waiting room yang dijaga oleh security, aku hanya berdiri disana sambil mereka melihati aku karena aku cowo dengan tinggi lumayan tapi menitihkana air mata dan berusaha menutupinya tapi aku cuek..........Aku berlagak cuek dan kuat.
Jalan dan berjalan kesana kemari sambil melihat-lihat serambi dalam keadaan yang amat sangat bersalah dan menyesal karena tidak mengucapkannya.........Tiba-tiba waktu aku kembali mengunjungi tempat baggage check in aku melihat ayahanda ku di sana lagi lagi kebingungan dengan stiker yang telah di tempetl ditas-nya, dia bingung dan setelah melihat aku dia memanggil aku (Waktu itu aku benar2 sudah dalam kondisi OK dan terlihat semua baik2 saja,jadi tidak ada yg harus aku permalukan di depan ayah aku, tapi perasaan masih bergoyang dan aku menahan-nahan air mata yg udah memberikan tekanan beribu-ribu Ton di pelipis mata aku wakakakaka), ayahku ternyata mempertanyakan stiker untuk mengambil bagasinya dan ternyata hanya terjadi miss kecil yang ternyata ayahku yang tidak tahu bahwa stiker sudah ada di tiketnya (Batin aku kali ini harus aku lakukan, karena mungkin ini hadiah tuhan supaya aku dapat melakukannya kali ini................).
Setelah miss diselesaikan, pada akhirnya ayahanda akan memasuki waiting dan check room yang sebelumnya di cek dulu oleh petugas setempat (Tempat aku berdiri dan menunggu seraya menitihkan air mata sambil diliati petugas ini, mereka 2 orang), setelah ayah aku di cek surat-suratnya seperti biasa sebelum memasuki waiting room aku langsung memanggil ayahku, dia berbalik dan aku langsung memeluknya, sangat erat (Perlu kalian tahu sewaktu aku memanggil ayahku dan melewati garis perbatasan antara penumpang dan pengantar, petugas sempat men-stop-aku dengan lampu merahnya, namun aku tidak mengindahkan dan langsung aku peluk ayahku di depan orang-orang), aku pelu erat selama beberapa detik, I said Thank You for everything, aku peluk dan tepuk bahunya, dari posisi kepala di kiri adan kanan akhirnya ayahanda membalas dengan perkataan "Hasilnya yang bagus yah"...............setelahnya aku melepa pelukan itu aku berbalik arah langsung dan seketika bendungan air mataku hancur berantakan alias aku menangis sejadi-jadinya dan tersedu-sedu tentunnya dengan aku tutup mukaku dan berjalan menjauh (Aku rasa ayahku hanya melihat 1/10 detik dan langsung memasuki waiting room), menangis dan menangis tersedu-sedu, aku melihat di pantulan cermin yang ada disana serasa aku kembali ke 10-20 tahun silam ketika aku masih bocah dan suka menangis tak disangka kali ini aku menangis lagi sungguh ironi dan lucu untuk diingat. Tapi airmata dan tersedu-sedu masih tersisa, aku tak dapat menolak yang aku lakukan hanya berdiri dan menangis sekitar 10menit dan akhirnya aku berhentikan secara paksa dan berkata "The journey begis.....", tetap dalam kondisi masih mata merah aku menunggu pesawat take off.
Jam jadwal menunjukan bahwa pesawat take off dan akhirnya aku pulang menuju dorm (Bingung dan nekat karena sendirian), aku hanya mengginakan ingatanku sewaktu aku di jemput pertama kali, rute dan cara membeli tiket serta jalur-jalur dan sistem MRT yang begitu besarnya, namun dengan bekal nekat, ingin tahu dan pantang menyerah, sampailah daku ke NTUST dan langsung datang ke lounge room untuk rapat ICE 2010. Sekian cerita pengalaman 3hari bersama ayahhanda dan perkenalan NTUST serta taiwan kepada teman-teman sekalian. Pengalaman ini semoga bisa menjadi pelajaran bagi anda semua. Apabila ada yg kurang berkenan saya mohon maaf. Sukses selalu untuk kita.